RSUD PRINGSEWU
Kesehatan masyarakat merupakan prioritas kami
Senin, 25 Maret 2013
Jumat, 22 Maret 2013
Kamis, 21 Maret 2013
RSUD PRINGSEWU SIAP LUNCURKAN WEBSITE
Dalam Rangka Menunjang Pelayanan Yang Berbasis IT, RSUD Pringsewu Saat ini tengah mempersiapkan Official website sebagai sarana Promosi dan Informasi.
Hal itu dikatakan oleh Staf Pelayanan Novan Maulido, S.Kom yang bekerja sama dengan Sefri Selaku Operator IT di RSUD Pringsewu.
WEBSITE RESMI TERSEBUT ADALAH http://www.rsudpringsewu.com
Silahkan di kunjungi
Hal itu dikatakan oleh Staf Pelayanan Novan Maulido, S.Kom yang bekerja sama dengan Sefri Selaku Operator IT di RSUD Pringsewu.
WEBSITE RESMI TERSEBUT ADALAH http://www.rsudpringsewu.com
Silahkan di kunjungi
Rabu, 02 Januari 2013
KARTU BARU JAMKESMAS DI BERLAKUKAN MULAI MARET 2013
Info Dari Forum
1). MENGENAI LAPORAN KLAIM JAMKESMAS 2012:
Info dari Bu Ratna (verpus PPJK) Berdasarkan hasil rapat dengan Pak
Kapus, diharapkan Klaim tahun 2012 (jan-des 2012) sudah diserahkan ke
PPJK di bulan Januari 2013.
Dan dalam waktu dekat akan diterbitkan edaran bahwa klaim susulan yg dapat diterima maksimal 6 bulan sebelum bulan berjalan
2).MENGENAI KARTU JAMKESMAS BARU:
Infomasi dari Pak Syaf (PPJK) kartu jamkesmas yg baru diberlakukan
serentak secara nasional melalui edaran menkes rencana 1 maret 2013.
Konsep edaran sedang diajukan ke menkes. Insyaallah minggu depan
diedarkan termasuk di upload di web PPJK
MARS KABUPATEN PRINGSEWU
MARS KABUPATEN
PRINGSEWU
PRINGSEWU
BANGKITLAH KOBARKAN SEMANGATMU
DARI SELURUH
PENJURU BERPADU
KEMBANGKANLAH
POTENSI BUDAYAKANLAH DIRI
LUHUR
BERBAKTI BAGI IBU PERTIWI
DAYAGUNAKAN
ALAM DUKUNG PERNIAGAAN
CINTA ALAM
DAN KEBUDAYAAN
MAMPU
BERTEKNOLOGI DENGAN AMAL YANG MULIA
SELALU
BERPRESTASI SEPANJANG MASA
JADIKAN
PRINGSEWU BERSENYUM MANIS
MENGGAPAI
RIDHO ILLAHI
PEGANG TEGUH
SEMBOYAN “JEJAMA SECANCANAN”
BERSATU
SELALU PEDULI PRINGSEWU
GIGIH
BERJUANG SAMPAI TUJUAN
PEMBANGUNAN
MERATA RAKYAT SENTOSA
TETAP TEGAR
DAN BERKARYA
KITA JUNJUNG
MARTABAT BANGSA
(2 x)
TAHUN BARU DIWARNAI PERGESERAN JABATAN DI RSUD PRINGSEWU
BUPATI PRINGSEWU (KEMBALI) MELANTIK 10 PEJABAT STRUKTURAL ESELON III-IV
PRINGSEWU - Sebanyak 6 pejabat struktural eselon III dan 4 pejabat struktural eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dilantik oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi. Acara pelantikan yang berlangsung di ruang kerja bupati, Rabu (2/1) tersebut, juga dihadiri Wakil Bupati Pringsewu H.Handitya Narapati SZP, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, serta para asisten. Pejabat yang dilantik tersebut diantaranya jajaran eselon III yakni Syafriyadi, AP, M.Si, (Sekretaris Badan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal), Drs.Maskyur (Camat Pagelaran), Ivan Kurniawan, ST (Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda), Drs.A.Rohim (Kabid Pengelolaan Kualitas Lingkungan BPLH), Sugeng HS, SKM (Kabag TU RSUD Pringsewu), dan M.Nurdin, STP (Kabid Pengawasan dan Pengendalian Badan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal).(Sumber Rapemda Pringsewu)
Lebih Lengkap Pergeseran Jabatan Struktural di RSUD Pringsewu adalah sebagai berikut :
1. Sugeng HS, SKM (Jabatan Semula Kabid Keperawatan Jabatan Baru Kabag TU RSUD Pringsewu)
2. Jarwo Sutikno, Amd.Kep (Jabatan Semula Kabid Keuangan Jabatan Baru Kabid Keperawatan)
3. dr. Rahmat Sukoco (Jabatan Semula Kepala Puskesmas Jabatan Baru Kabid Keuangan)
4. dr. Ulinnoha Farras (Jabatan Semula Dokter Fungsional Jabatan Baru Kabid Pelayanan)
5. Faseh Rahman, S.Kep( Jabatan Semula Staf Dinkes Pringsewu Jabatan Baru Kasubbag Kepegawaian)
PRINGSEWU - Sebanyak 6 pejabat struktural eselon III dan 4 pejabat struktural eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dilantik oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi. Acara pelantikan yang berlangsung di ruang kerja bupati, Rabu (2/1) tersebut, juga dihadiri Wakil Bupati Pringsewu H.Handitya Narapati SZP, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, serta para asisten. Pejabat yang dilantik tersebut diantaranya jajaran eselon III yakni Syafriyadi, AP, M.Si, (Sekretaris Badan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal), Drs.Maskyur (Camat Pagelaran), Ivan Kurniawan, ST (Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda), Drs.A.Rohim (Kabid Pengelolaan Kualitas Lingkungan BPLH), Sugeng HS, SKM (Kabag TU RSUD Pringsewu), dan M.Nurdin, STP (Kabid Pengawasan dan Pengendalian Badan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal).(Sumber Rapemda Pringsewu)
Lebih Lengkap Pergeseran Jabatan Struktural di RSUD Pringsewu adalah sebagai berikut :
1. Sugeng HS, SKM (Jabatan Semula Kabid Keperawatan Jabatan Baru Kabag TU RSUD Pringsewu)
2. Jarwo Sutikno, Amd.Kep (Jabatan Semula Kabid Keuangan Jabatan Baru Kabid Keperawatan)
3. dr. Rahmat Sukoco (Jabatan Semula Kepala Puskesmas Jabatan Baru Kabid Keuangan)
4. dr. Ulinnoha Farras (Jabatan Semula Dokter Fungsional Jabatan Baru Kabid Pelayanan)
5. Faseh Rahman, S.Kep( Jabatan Semula Staf Dinkes Pringsewu Jabatan Baru Kasubbag Kepegawaian)
Rabu, 12 Desember 2012
Hasil Pertemuan Evaluasi Jamkesmas/Jampersal Tingkat Nasional Bandung, 3 – 5 Desember 2012
Hasil Pertemuan Evaluasi Jamkesmas/Jampersal Tingkat Nasional
Bandung, 3 – 5 Desember 2012
KEPESERTAAN
a) Kepesertaan tahun 2013 ditingkatkan menjadi 86,4 Juta jiwa
b) Kartu Baru Jamkesmas Sudah mulai Didistribusikan
c) Berlakunya Kartu baru menunggu Surat Edaran Kemenkes Pusat
d) Data Kepesertaan mengacu data base terpadu TNP2K (Tim Nasional
Percepatan Penaggulangan Kemiskinan) yang byname-by-addres (tidak perlu
SK Bupati/Walikota
e) Askes masih ditugasi dalam manajemen kepesertaan
PELAYANAN
a) Pemberlakuan tarif baru INA-CBG V 3.0 untuk klaim per januari 2013(menunggu SE PPJK/BUK Kemenkes)
b) Pembahasan INA-CBG'S bagi seluruh PPk lanjutan diteruskan dengan
perubahan tarif diantaranya : HOT (Hemophilia Oncology Talasemi ), AMHP
masih di klaim terpisah dan Kebijakan pelayanan tahun 2013
c) Tarif SC juga naik seiring diberlakukanya Update Software Baru ( INA CBGs 3.0)
d) Kelembagaan Sama dengan tahun 2012 dan tim pendistribusian kartu
e) Keuangan Sama dengan tahun 2012,anggaran meningkat karna jumlah cakupan dinaikkan 10 juta jiwa
f) Akan ada E-Catalog BHP dan Obat-obatan dari Kemenkes Pusat(via Website),Sehingga harga dapat terstansdarisasi secara Nasional dan pembelian BHPObat-obatan
FEED BACK/EVALUASI
a) Tingkat penyampaian laporan ( pemanpaatan dan kerja program ) masih belum optimal
b) Penempatan dana tidak perlu menunggu feed back dari pusat, dalam
artian jika sudah ada tanda tangan Direktur PPK dan VIJ, sudah OK
c) Perhatian Terutama bagi Daerah yang penyerapan dananya sudah tinggi tapi laporan pertanggung jawaban belum ada
d) Bagi Daerah yang sudah melapor tapi belum tercatat dapat menghubungi PPJK
e) Perpanjangan PKS bagi semua RS laporannya sangat penting bangi BPJS
ISU SJSN DAN BPJS
a) BPJS Beroperasi mulai 2014
b) Kepesertaan bertahap mulai dari existing (yg sudah terdaftar, maksudnya dari peserta jamkesmas)
c) Kementerian Kesehatan RI sebagai Leading Sektor Implementasi BPJS
Kesehatan bertanggung jawab dalam proses persiapan diantaranya : Sudah
terbentuk 6 pokja : regulasi, pelayanan kesehatan/sarkes, pembiayaan ,
sistim imformasi, sosialisasi dan farmasi alkes
d) Pusat dan daerah bertanggung jawab untuk peningkatan faskes dalam memperluas akses pelayanan kesehatan
e) Program bersifat UKM tetap menjadi tanggung jawab Kementerian
Kesehatan, Dinkes Prov. dan Kabupaten/kota perlu diperhatikan upaya
melakukan sinkronisasi sehingga pada saatnya nanti dapat berintegrasi
dengan BPJS
CALON RSUD PRINGSEWU BARU, FAJARAGUNG BARAT PRINGSEWU
Kasi Kesling RSUD Pringsewu Lampung YUSTINUS KRISTIONO,S.ST Sedang Meninjau Relokasi Baru RSUD Pringsewu Lampung
Sabtu, 03 November 2012
PELAYANAN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT DI RSUD PRINGSEWU TAHUN 2012
Jamkesmas adalah program bantuan sosial untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.
Tujuan
Meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan terhadap seluruh masyarakat miskin dan tidak mampu agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien.
Dasar Hukum
Permenkes RI Nomor 1097/MENKES/PER/VI/2011 tentang Petunjuk Teknis Pelayanan Kesehatan Dasar Jamkesmas.
Permenkes RI Nomor 903/MENKES/PER/V/2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat.
Kepesertaan
Peserta Jamkesmas terdiri dari:
1)Masyarakat miskin (maskin).
2)Peserta PKH (Program Keluarga Harapan).
3)Masyarakat miskin yang berasal dari penghuni panti sosial, penghuni Lapas dan Rutan, akibat korban bencana paska tanggap darurat.
4)Gelandangan, pengemis , anak dan orang terlantar.
5)Penderita Thalassemia Mayor.
Jumlah peserta Jamkesmas :
1)Sasaran Peserta
Nasional : 76, 4 JT JIWA.
Lampung : 3.146.184 Jiwa
Pringsewu : 257 121 Jiwa
2)Peserta yang tidak mempunyai kartu: maskin yang berasal dari penghuni Panti Sosial,penghuni Lapas dan Rutan, akibat korban bencana paska tanggap darurat.
Pendataan peserta Jamkesmas :
1)Pendataan maskin dilaksanakan oleh BPS.
2)Pendataan maskin penghuni panti sosial, akibat korban bencana paska tanggap darurat dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten.
3)Pendataan maskin penghuni Lapas dan Rutan dilaksanakan oleh Kantor Lapas dan Rutan.
4)Pendataan peserta PKH dilaksanakan oleh BPS.
Identitas peserta Jamkesmas :
1)Maskin dengan kartu Jamkesmas.
2)Peserta PKH dengan kartu PKH.
3)Maskin penghuni panti sosial dan korban bencana paska tanggap darurat dengan surat keterangan yang direkomendasi oleh Dinas Sosial.
4)Maskin penghuni Lapas dan Rutan dengan surat keterangan yang direkomendasi Kepala Lapas dan Rutan.
5)Gelandangan, pengemis, anak dan orang terlantar dengan surat keterangan yang direkomendasi oleh Dinas Sosial.
6)Penderita Thalassemia dengan kartu dari Yayasan Thalassemia Indonesia atau dari surat keterangan dokter.
Kartu Jamkesmas dicetak dan didistribusikan oleh PT Askes. Tahun 2012 masih menggunakan kartu Jamkesmas yang dibagikan pada tahun 2008. Bila terjadi kehilangan kartu diharap melaporkan ke Polsek setempat kemudian ke PT Askes.
Kartu Jamkesmas berlaku di seluruh wilayah Indonesia.
Pelayanan Kesehatan
Ketentuan umum
1)Setiap peserta Jamkesmas berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan tingkat lanjutan, pelayanan gawat darurat dan pelayanan persalinan.
2)Manfaat jaminan yang diberikan kepada peserta dalam bentuk pelayanan kesehatan bukan berupa uang tunai.
3)Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, status kepesertaan harus ditetapkan dari sejak awal.
Prosedur pelayanan Jamkesmas Pada RSUD Pringsewu :
Pelayanan kesehatan tingkat lanjutan RSUD Pringsewu :
1.Peserta harus menunjukkan kartu Jamkesmas/ PKH/surat ket/rekomendasi dr Dinsos/Lapas/ Rutan, KTP asli dan C1 asli, serta surat rujukan dari Puskesmas sejak awal sebelum mendapatkan pelayanan kesehatan kecuali kasus emergency tidak perlu rujukan.
2.Pada keadaan gawat darurat, apabila setelah penanganan kegawatdaruratan selesai memerlukan rawat inap dan identitas kepesertaan belum lengkap maka yang bersangkutan diberi waktu 2 x 24 jam hari kerja untuk melengkapi status kepesertaannya.
3.Peserta Jamkesmas tidak boleh ditarik iur biaya.
Manfaat
Pelayanan kesehatan di RSUD Pringsewu:
1.Rawat jalan meliputi konsultasi medis, pemeriksaan fisik, rehabilitasi medis, penunjang diagnostik, tindakan medis, pemeriksaan/pengobatan gigi, KB, pemeriksaan bumil, pemberian obat, pelayanan darah.
2.Rawat inap (klas III) meliputi konsultasi medis, pemeriksaan fisik, tindakan medis, operasi, rehabilitasi medis, perawatan intensif, pemberian obat, pelayanan darah, persalinan, akomodasi ranap klas III.
Saat ini RSUD Pringsewu memiliki 155 Total Tempat Tidur dengan 118 Rawat Inap Kelas 3
Pelayanan Jamkesmas yang tidak dijamin RSUD Pringsewu:
1.Pelayanan yang tidak sesuai prosedur dan ketentuan.
2.Bahan, alat dan tindakan yang bertujuan untuk kosmetika.
3.General chek up.
4.Prothesis gigi tiruan.
5.Pengobatan alternatif.
6.Rangkaian pemeriksaan, pengobatan, dan tindakan dalam upaya mendapat keturunan.
7.Pelayanan kesehatan pada masa tanggap darurat bencana alam.
8.Pelayanan kesehatan yang diberikan pada kegiatan bakti sosial.
Alur Pelayanan Jamskesmas
Penanganan Keluhan
ditangani Tim Pengelola Jamkesmas RSUD Pringsewu
Pendanaan
Dana program Jamkesmas bersumber dari APBN dengan system Dana Luncuran
Sistem Pengklaiman menggunakan Software INA-CBG’s (Indonesian Case Base Groups)
Dengan Alur Sistem Klaim Sbb :
1. Pasien Masuk RS Mendaftar (Kepesertaan Dilakukan Oleh PT.Askes) Hingga terbit SKP
2. Pasien Masuk Poli/ Rawat Inap untuk dilakukan Perawatan/Pengobatan
3. Setelah Pasien Pulang Berkas Catatan Medis Pasien Dikumpulkan Oleh Petugas Rekam Medis, dan oleh Petugas Coder Rekam Medis RS Dikoding sesuai dengan diagnosa dokter.
4. Petugas Entry Menginput Ke Software Pemasukan INA-CBG’s setelah itu diserahkan ke Petugas Bagian Administrasi Klaim dalam Bentuk TXT File
5. Petugas Administrasi Klaim RS memeriksa File TXT tersebut kemudian mengimport ke dalam bentuk xls untuk di periksa dan dieport lagi ke dalam bentuk TXT untuk di serahkan Ke Verifikator Independen.
6. Verifikator Independen Mengoreksi satu persatu berkas untuk diolah pada software Verifikasi jika ada yang belum sesuai maka berkas dikemballikan ke bagian Adm Klaim/Coder untuk diperbaiki. Juga sudah sesuai maka akan keluar rekapitulasi pertanggung jawaban Klaim dalam bentuk PDF
Langganan:
Entri (Atom)







